/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Valasara, Made Wiguna%" ]
Pameran ini adalah pameran maha karya terbaik keluarga besar ISI Yogyakarta dan Nugerah Award.
Dalam pameran tunggalnya ini Valasara menghadirkan garis, media, dan warna-warna dasar dalam lukisannya. I Made Wiguna Valasara memutuskan memilih unsur-unsur tersebut ke dalam kanvas karena persoalan identitas diri yang begitu kuat menerpa dirinya. Penemuan ide-idenya sendiri dimulai sejak tahun 2005. Karya dengan aksentuasi garis ini pertama kali dipamerkan pada FKY 2005.
Dalam pameran tunggalnya ini Valasara menghadirkan garis, media, dan warna-warna dasar dalam lukisannya. I Made Wiguna Valasara memutuskan memilih unsur-unsur tersebut ke dalam kanvas karena persoalan identitas diri yang begitu kuat menerpa dirinya. Penemuan ide-idenya sendiri dimulai sejak tahun 2005. Karya dengan aksentuasi garis ini pertama kali dipamerkan pada FKY 2005.
Pameran ini hendak menunjukkan betapa luasnya kemungkinan medium bagi para seniman kontemporer. Pameran ini daidakan pada tanggal 28 Agustus - 5 September 2010
Perkembangan Seni Rupa Kontemporer ini ditandai dengan kehadiran seniman-seniman muda yang kehadirannya mendapat apresiasi yang antusias dari medan seni rupa. Dari perkembangan itulah lahir seniman-seniman muda asal Bali yang menetap di Yogyakarta dan tergabung dalam G-Five, yang mempresentasikan karya-karya terbarunya dengan kekhasan bahasa dalam pameran yang bertajuk media(a)asthetic di Tonyr…
Merupakan katalog dari dua pameran kelompok yang berlangsung di Jogja Gallery mulai 2 Desember 2006 hingga 5 Januari 2007. Pameran pertama yang bertajuk Young Arrows menampilkan 40 perupa muda, sementara pameran kedua bertajuk Rhythm and Passion menampilkan karya dari 8 orang perupa.