/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Tromarama%" ]
Ok. Video Jakarta International Video Festival 2004 dengan tema komedi diselenggarakan pada 28 Juli - 9 Agustus 2004. OK. Video selain sebagai sebuah festival video international 2 tahun sekali, juga menjadi bahan tersendiri yang fokus pada lokakarya video di berbagai kota dan melakukan produksi, pendataan, penyimpanan, dan distribusi karya video Indonesia.
Sesui dengan judulnya design art pameran ini berupaya mencari singgungan, pertautan dan titik temu di anatara keduanya.Dengan sendirinya tampil karya - karya masih kental dengan nafas/karakter desain-misalnya yang masih mengutamakan fungsi.Disisi lain, dalam pameran ini tampil barang - barang yang menyerupai karya seni.
Katalog Panduan Singkat Biennale Jogja XI tersebut merupakan info program
Tromarama Selected Video Work Animasi:rn1.Serigala Militia (2006)04:31 Menitrn2.zsa.Zsa Zsu (2007) 4.45 Menitrn3.Thing (2008) 03.05 Menitrn4.Happy Hour (2010) 02.04 Menit
Membajak televisi bersama 15 perupa yang terlibat dalam pameran ini,bagaimana para perupa membajak lahan budaya televisi,menggemburkannya,menyuburkannya.Bagai mana para perupa membajak piranti media dan produk siaran,menyelewengkannya dari tujuan yang dirancang kaum mapan pemilik modal dan kuasa.