/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Suyono, Seno Joko%" ]
Hajatan Jakarta Art Movement (JAM) tawaran bentuk seni rupa baru dengan eksisnya teknologi visual. Dalam konteks ini hajatan eksibisi The Second God dari JAM dan sejumlah kegiatan pendukungnya berupa seminar dan workshop merupakan refleksi peran emansipasi seni terhadap Jakarta beserta fenomena urbannya. Anggota JAM yang berlatar berbagai profesi mulai pembuat film, pelukis, arsitek, desainer …
Jakarta kompetisi diadakan dari tahun 2006, 2008, 2010 dan kali ini 2012. Tahun 2012 Jakarta Art Award menawarkan tema : Dunia Idealtema ini mengajak para pelukis untuk mengemukakan pendapat secara visual tentang dunia yang baik dan benar.
Pada 1950-an Indonesia bereksperimen menerapkan Demokrasi Parlementer—lazim disebut demokrasi liberal—guna membawa negara baru itu keluar dari berbagai masalah. Namun, selama 1950–1959, perdebatan demi perdebatan tak kunjung padam dan tujuh kabinet silih berganti mengendalikan negeri. Kendati harus diakui bahwa selama periode tersebut Mahkamah Agung punya gigi, jaksa dan hakim bertaji, da…
Edisi Kali ini Menengahkan Tulisan Tulisan :rnKeistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Harapan dan Kecemasan Oleh Suwarno WisetrotomornLakon Keistimewaan 'Belum Tancep Kayon' Oleh G SubanarrnKeistimewaan dan Tantangan Daya Kreasi Kawula Dalem oleh R.Toto SugihartornKeistimewaan DIY Dalam Pusaran Opini Oleh Satmoko Budi SantosornCatatan Singkat Festival Tokyo 2012 Eksplorasi Ke Arah Post -Realism…
Edisi ini membahas terkait dengan luka perempuan lahir batin, yang berarti harus disembuhkan. Dilain lagi Sita dan Yani berbeda latar belakang dan berbeda sudut pandang, Sita sebagai aktivis menampung korban perkosaan dan Yani sebagai perupa juga menulis dan berpuisi. Seno Joko Suyono berperspektif fotografi erotika, Dede Utomo mengulas perihal keanekaragaman jender dengan sexsualitas laki laki.
Cahiril anwar tak hanya bergerak di antara penyair, tapi juga pelukis, menelusup di hampir semua pelukis rakyat. Tentu saja kisahnya tentang remaja flamboyan yang maniak buku selain itu juga dekat pada lingkaran Sjahrir. Selain itu juga mengulik karya - karya Chairil Anwar.
Buku ini mengisahkan liputan Tempo menyusuri ruas - ruas jalan Raya membentang dari Anyer, Jawa Barat sampai Panarukan, Jawa Timur, Jalan Raya Pos dibangun hanya dalam setahun, 1808 - 1809. Kala itu, Herman Daendels menjabat Gubernur Jenderal Hindia Belanda.
Keterangan Seri Prahara-prahara Orde Baru Kisah tentang Wiji Thukul adalah jilid perdana seri “Prahara-prahara Orde Baru”, yang diangkat dari liputan khusus Majalah Berita Mingguan Tempo Mei 2013. Serial ini menyelisik, menyingkap, merekonstruksi, dan mengingat kembali berbagai peristiwa gelap kemanusiaan pada masa Orde Baru yang nyaris terlupakan.
Dalam buku ini serangkaian wacana tentang borobudur begitu ramai dibicarakan .Sehingga wacana yang semula pada tataran fisik candi menjelma pada kisaran yang lebih dalam.Borobudur itu dalam buku ini diselubungi oleh berbagai perkara dan kreativitas, baik dalam bentuk sumbangan ilmiah, esai - esai,satra, dan karya seni rupa.