/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Santosa, Sigit F.%" ]
Pameran kelompok bersamaan dengan grand opening Srisasanti Arthouse 1 Mei 2009. Dengan seni lukis realis, surialis maupun dengan ide ide seni pop dengan objek bunga, hewan, foto diri dan benda sekitar.
Tema pameran ini memamerkan karya karya dengan tema alam benda, tanda objek realistik dengan gambar sarung, ayam goreng, buah apel, alas sepatu bisa juga objek tersebut bisa mengingatkan tentang pengalaman.
Pameran lukisan yang bertajuk "Paket 2002" yang digelar di Puri Art Gallery ini bertujuan untuk memperkenalkan seni rupa masa kini, khususnya diwilayah kota Malang. Pameran Ini diwakili oleh 3 perupa dari Malang dan 9 perupa Yogyakarta yang sudah dikenal di blantika seni rupa Kontemprer Indonesia. Karya-karya ditampilkan dengan berbagai media dari cat minyak, cat air Charcoal, tinta sampai mix…
Realis(me) Banal adalah sebuah gambaran fenomena tentang terangkatnya kembali eksistensi Realisme yang kerap kali diisukan menjadi salah sattu gaya seni rupa yang telah terus-menerus mengalami krisis yang kemudian merevitalisasi diri menjadi semacam gaya tersendiri dan sukar dideteksi dari bentuk awalnya.