/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%HD, Halim%" ]
Buku ' Turning Targets' ini berisi cakupan topik yang sangat luas. Fokus perhatian buku ini tidak hanya pada sejarah Cemeti. Tujuan buku ini adalah sumbangsih kepada kancah seni rupa di Indonesia pada umumnya, pada saat yang bersamaan turut merekam perkembangannya yang jauh lebih kompleks.Para penulis dalam buku ini menulis mempergunakan sudut pandang yang berbeda - beda dalam cakupan tema yang…
Tentang kehidupan, dalam kosmologi Jawa, dipercaya sebagai kerasukan roh halus atau atawa makhluk gaib. Menjadi discourse yang selalu dipertanyakan realitas empiriknya dalam konteks ilmu pengetahuan. Pasalnya, sulit untuk dibuktikan ada dan tiadanya kerasukan tersebut. Banyak kalangan bilang, untuk membukikannya seseorang harus mengalami sendiri peristiwa tersebut.
Sardono W. Kusumo, saar itu belum genap sepuluh tahun, telah cukup fasih meniru gerak tangkas guru silatnya. Silat memang mengajarkan demikian yang mampu membangun rasa percaya diri, selain keberanian untuk melawan orang jahat. "Tari adalah silat yang lebih tinggi" begitu kata Sardono W. Kusumo, Hanoman, Tarzan, Homo Erectus dalam bukunya yang mengutip saran indah dari guru silatnya.Tantangan b…
Festival sulit dikategorikan ke dalam disiplin seni tertentu. Tolok ukurnya juga tidak pasti. Yang terpenting adalah penerimaan peristiwa dan makna keseniannya di hadapan publik. Oleh karena itu, edisi khusus ini berupaya menawarkan wawasan serta khazanah baru dalam membaca posisi festival di kebudayaan kita
Renteng ki Sayu seni pertunjukan keberadaannya di Sidingklik Desa Buyut, Kapetakan Cirebon utara , Gong renteng salah satu seni pertunjukan dan instrumen yang langka di Cirebon, renteng ini sudah diwariskan lewat beberapa generasi. Di Jawa Timur tepatnya di Kediri Jaranan Kediri dianggap sebagai seni jaranan tertua ia juga diyakini sebagai cikal bakal perkembangan seni jaranan saat ini. Selain…
rubrik sorot dalam majalah ini menyoroti seni pertunjukan melalui orkes turiolo yang bertalian erat dalam budaya Makasar. selain perubahan perubahan kebijakan Taman Ismail Marzuki dalam melihat sektor kesenian dan kebudayaan. Musik dan Religiusitas dalam kepercaayaan tertentu pada artikel yang lain musik yang dilakukan Zithermani yang dimotori mahasiswa STSI Bandung. Sekelumit tentang korea…
Rubrik Rubrik pada majalah Gong terdiri dari: Sorot, kali ini menyoroti bulan sura di kawasan Banyumas dengan penari Lengger, Dicari " Teori " Kesenian!, Wawasan Gender Wayang dalam Pertunjukan, Gilda, Menakar Keberpihakan Daerah. SosoK Syeech Lah Guenta, Rense Sinergi Resensi Sinergi Bunyi barat = Timur Laporan Khusus Kurikulum berbasis kompetensi, Belajar seni dan Humaniora Panggung …
Hiruk pikuk seni rupa Yogyakarta diulas pada majalah Mata Jendela Kali ini dengan: Seni Rupa di Jogja Mengarsip di Tengah Mendem menelisik pameran berbasis arsip atau buku seni rupa berbasis arsip. Pameran pameran berbasis arsip Biennale Yogyakrta 2009, Biennale anak 2010.
Adapun yang dimuat disini tapa pengarahn, kecuali minat untuk mengumpulkan bermacam tulisan dan menerbitkannya dalam satu buku. Esai yang campur aduk sanagat terasa: Sudarmaji menulis Seni Rupa Apa Lagi Sekarang, Kulup Bono DA menulis Pelindungan Hak Cipta Atas Karya Seni Di Indonesia, Dick Hartoko menulis Satelit Domestik Dipandang Dari Sudut Kebudayaan, Bambang Soebendo oleh Yogya Di Mata Pa…