/home/ivaa/library.ivaa-online.org/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:624 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(b.biblio_id) from biblio as b where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select ba.biblio_id from biblio_author as ba left join mst_author as ma on ba.author_id=ma.author_id where ma.author_name like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%Haryono, Eko%" ]
Festival Kesenian Yogyakarta XV-2003: Pameran seni Rupa
Lomba lukis Guru tingkat nasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan seni dan Budaya Yogyakarta.
FKY XV-2003 ini dengan bingkai dan kuratorial berbeda dengan tahun sebelumnya dengan; Peserta Pameran harus mendaftar (tak ada Undangan),kemudian akan diseleksi oleh kurator, beserta bingkai yang di tetapkan yaitu Reply.
Tanda dan pesan yang digunakan oleh para perupa yang terlibat dalam pameran ini melakukan pembacaan pemaknaan, hingga terwujud menjadi karya seni rupa.. Para perupa mendapatkan stimulasi dari term of referensi singkat dan dilengkapi dengan dua naskah lirik lagu gubahan Iwan Fals (Giu Oemar Bakrie) dan Sartono(Pahlawan Tanpa Tanda Jasa)dari sanalah karya karya dua dan tiga dimensional Lahir.
Pameran ini juga mengadvokasi kemandirian masyarakat dalam menghidupkan kembali hasil seni yang sempat hidup dimasyarakat dimulai dengan praktek masyarakat jawa denga konsep Filsafatwayang kulit san menjadi bagian dalam ranah seni visual